
Mengkhatamkan sebuah kitab ulama bukan sekadar menyelesaikan bacaan, tetapi merupakan perjalanan ilmiah yang sarat dengan nilai keberkahan dan pemahaman. Alhamdulillah, para santri ikhwan dan akhwat Pondok Pesantren serta PKBM Mimbar Huffazh Karawang telah diberi kesempatan untuk bersama-sama mengkhatamkan kitab Maqoshid shaum karya ulama besar, Syaikh Izzuddin bin Abdussalam. Kegiatan ini dilaksanakan dalam suasana penuh kekhidmatan dan semangat menuntut ilmu, dipandu oleh Ustadz Enday Abdurrahman, S.H., yang dengan sabar membimbing para santri dalam memahami kandungan kitab tersebut.
Kitab Maqoshid shaum merupakan karya yang menjelaskan tujuan, hikmah, serta rahasia ibadah puasa. Di dalamnya, Syaikh Izzuddin bin Abdussalam menerangkan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan ibadah yang bertujuan membersihkan jiwa, menumbuhkan ketakwaan, serta melatih kesabaran dan pengendalian diri. Melalui kajian kitab ini, para santri diajak untuk memahami dimensi batin dari ibadah puasa sehingga Ramadhan tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi benar-benar menjadi sarana penyucian hati dan peningkatan kualitas keimanan.
Kegiatan khataman kitab ini juga menjadi momentum penting bagi para santri untuk memperkuat tradisi keilmuan pesantren, yaitu belajar langsung dari karya para ulama klasik. Dengan bimbingan Ustadz Enday Abdurrahman, para santri tidak hanya membaca teks, tetapi juga mendalami makna, konteks, serta pesan moral yang terkandung di dalamnya. Diskusi dan penjelasan yang diberikan semakin memperkaya pemahaman para santri tentang hakikat puasa dalam perspektif syariat dan hikmah spiritualnya.
Diharapkan melalui khataman kitab Maqoshid shaum ini, para santri Ponpes dan PKBM Mimbar Huffazh Karawang dapat mengambil banyak ilmu, hikmah, dan pelajaran berharga. Semoga pemahaman tersebut mampu diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga ibadah puasa yang dijalankan tidak hanya sah secara syariat, tetapi juga membawa perubahan positif dalam akhlak, ketakwaan, dan kedekatan kepada Allah Subhanahu wa Ta‘ala. Semoga majelis ilmu ini menjadi amal jariyah dan keberkahan bagi seluruh yang terlibat.
Wallahu `alam bishowab
Promote our products and earn real money—apply today!
Tinggalkan Komentar